Kamaruddin Ungkap Fakta Terkait Dugaan Persengkongkolan Ajukan Ferdy Sambo

- 31 Juli 2022, 18:15 WIB
Foto Tersebar, Kamaruddin Ungkap Sosok Pengancam Brigadir J ke Publik, Ternyata Bukan Bharada E
Foto Tersebar, Kamaruddin Ungkap Sosok Pengancam Brigadir J ke Publik, Ternyata Bukan Bharada E /Twitter @BuhaHtBalian/

BERITA SUBANG -Kuasa hukum keluarga Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak mengungkapkan fakta terkait dugaan pembunuhan terhadap Brigadir Nopriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J.

Kamaruddin Simanjuntak menyebut ada 3 anggota squad alias ajudan Irjen Ferdy Sambo yang nyinyir kepada Brigadir J. 

Bahkan tiga orang itu sempat mencibir Brigadir J yang kepergok sedang curhat kepada kekasihnya Vera Simanjuntak.

 Baca Juga: Bareskrim Akan Fokus pada Kasus Pelecehan Seksual Isteri Irjen Ferdy Sambo.

"Saat mengadu ke kekasihnya, ada 3 squad yang nyinyir atau ngeledek karena ketahuan sedang mengadu. Ada 3 suara pria yang nyinyir menurut pengakuan Vera," kata Kamaruddin Simanjuntak mengutip pernyataan Vera seperti dikutip dari chanel Youtube Refly Harun Minggu, 31 Juli 2022.

Hanya saja, Kamaruddin tidak menjelaskan detail ketiga ajudan tersebut.

Menurut Kamaruddin Simanjuntak,  Brigadir J tercatat sebagai anggota Subdit 3 Direktorat Tipidum Bareskrim Polri.

Baca Juga: Ngeri kali. Kamaruddin Sebut Otak Brigadir J Hilang, Refly Harun Duga RS Polri Terlibat

Kala itu,  Ferdy Sambo menjabat sebagai Kepala Subdit 3 tersebut.  Selanjutnya Ferdy Sambo diangkat menjadi Direktur Tipidum Bareskrim Polri.

Saat dipromosikan sebagai Kadiv Propam Polri, Ferdy mengajak atau menarik Brigadir J ke Divisi Propam.

"Ferdy Sambo menilai almarhum berprestasi, makanya dia ditarik. Statusnya BKO dari Subdit 3 Direktorat Tipidum Bareskrim Polri," lanjut Kamaruddin.

 Baca Juga: Kamaruddin Simanjuntak Sebut Komnas HAM dan Kompolnas Kerja untuk Polri

Kamaruddin pun mengungkapkan, percakapan antara Brigadir J dan Vera terjadi antara tanggal 21 dan 29 Juni 2022.

"Ternyata Vera ini sudah tahu tentang squad ini. Dia yang tanya ke almarhum siapa yang mengancam squad lama atau squad baru. Kata Vera, squad lama ini sering iri hati kepada Brigadir J. Karena dia ini cekatan dan disayang oleh bapak maupun ibu. Buktinya, adik Brigadir J yang juga polisi diberi hadiah dan uang oleh Bu Putri. Artinya kerja Brigadir J ini kan baik. Logikanya karena kerjanya bagus dan berprestasi, maka adiknya juga dapat berkat," jelas Kamaruddin. 

Menurut Kamaruddin, sehari sebelum tewas, tepatnya 7 Juli 2022, Brigadir J juga diancam.

"Katanya jika 'naik ke atas' kita bunuh dia. Apa itu maksud naik ke atas. Apakah naik tangga ke atas, atau lapor ke pimpinan atau yang pangkatnya lebih atas. Ini yang mesti dicari tahu," kata dia.

 Baca Juga: istri Irjen Ferdy Sambo Ungkap Tingkah ‘Genit’ Brigadir J Semasa Hidup

Pada tanggal 8 Juli 2022, terdapat 23 misscall ke nomor HP Vera Simanjuntak. 

Kamaruddin menduga saat itu, HP milik Brigadir J sudah dikuasai pihak lain."Sampai saat ini 3 HP dengan 4 nomor belum ditemukan. Siapa yang menguasai HP ini. Karena diduga HP tergeletak di rumah dinas itu," tutur Kamaruddin.

Kamaruddin juga mempertanyakan baju yang dipakai oleh Brigadir J saat peristiwa itu terjadi.

"Demikian juga bajunya. Kita juga tidak tahu. Dimana baju PDH, kaos kaki dan sepatu almarhum. JP milik Brigadir J dan pakaian saat dia dibunuh juga tidak diketahui siapa yang menguasai," kata dia.

Dapatkan berita terkini, informasi terbaru dan kabar terkini dari BeritaSubang.com melalui Google News.

***

Editor: Tommy MI Pardede


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah