Lagi, Bupati Subang Kang Jimat Akui Pembangunan Kurang Maksimal

- 8 Februari 2023, 10:44 WIB
Bupati Subang Ruhimat memimpin secara langsung briefing staff di ruang lingkup Pemerintahan Kabupaten Subang di Ruang Rapat Bupati 2 pada Senin, 6 Februari 2023.
Bupati Subang Ruhimat memimpin secara langsung briefing staff di ruang lingkup Pemerintahan Kabupaten Subang di Ruang Rapat Bupati 2 pada Senin, 6 Februari 2023. /Dok. Prokompim Setda Subang/

BERITA SUBANG - Bupati Subang Ruhimat, atau yang akrab dipanggil Kang Jimat, lagi-lagi mengakui pembangunan di kabupaten yang dipimpinnya kurang maksimal.

Hal ini diungkapkan ketika dirinya memimpin secara langsung briefing staff di ruang lingkup Pemerintahan Kabupaten Subang di Ruang Rapat Bupati 2 pada Senin, 6 Februari 2023.

Dalam kesempatan tersebut, Kang Jimat mengajak seluruh Perangkat Daerah untuk meningkatkan kinerja dalam melayani masyarakat. 

Ia juga mengingatkan agar Rakorda Kabupaten Subang dapat ditindaklanjuti dengan Rakor Kecamatan agar informasinya dapat sampai ke masyarakat dengan baik.

Dilansir dari postingan akun resmi Facebook Prokompim Setda Subang, Kang Jimat mengatakan ia memohon maaf atas pembangunan yang kurang maksimal akibat pandemi Covid-19.

Sebelumnya, Kang Jimat pernah mengungkapkan hal ini dalam sebuah acara dengan warga.

Baca Juga: Sebut Petani Pahlawan Kehidupan, Kang Jimat Minta Maaf Pembangunan di Kabupaten Subang Tidak Maksimal

Terkait prestasi Jimat-Akur, Wakil Bupati Subang Agus Masykur Rosyadi, atau Kang Akur, juga mengakui prestasi pembangunan masih kurang.

Akan tetapi, ia menambahkan, di bidang non fisik, Kabupaten Subang di bawah kepemimpinan Jimat-Akur telah mendorong berbagai kemajuan utamanya, terutama dalam hal penurunan kasus stunting, penurunan kemiskinan ekstrim, dan penguatan ketahanan pangan hingga diraihnya predikat WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) sebanyak empat kali berturut-turut.

Terkait ketahanan pangan, Bupati Subang telah memerintahkan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan untuk terus melakukan upaya agar masyarakat dapat mandiri dalam hal pangan.

Senada dengan Kang Jimat, Wakil Bupati Subang Kang Akur mengingatkan kepada Camat agar menyampaikan poin dalam Rakorda hingga ke tingkat desa agar tidak terjadi misinterpretasi di masyarakat.

Kegiatan briefing staff kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh Direktur Direktorat EKPKD Kemendagri Deddy Winarwan secara daring terkait kewajiban daerah untuk menyerahkan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD).

LPPD merupakan kewajiban Kepala Daerah dan menjadi salah satu indikator penting dalam suksesnya penyelenggaraan pemerintahan daerah.

Menanggapi paparan dari Direktorat EKPKD, Kang Jimat mengatakan pihak pemda berkomitmen untuk menyusun LPPD dengan baik.

Ia juga memohon bimbingan dari Kementerian Dalam Negeri agar Kabupaten Subang dapat mendapat predikat terbaik.

Terkait entry meeting dengan BPK RI, Sekretaris Daerah Kabupaten Subang H. Asep Nuroni  menyampaikan penyusunan LPPD dan upaya meraih WTP harus dilakukan oleh seluruh perangkat daerah.

***

Ikuti berita kami melalui Google News

 

Editor: Muhamad Al Azhari


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah

x