Kerelaan Masyarakat Jalani Pemeriksaan Penting untuk Memutus Mata Rantai Penularan Covid-19

- 22 November 2020, 03:32 WIB
Ketua Satgas Covid-19 Doni Monardo /Dokumentasi Satgas Covid-19/

BERITA SUBANG - Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Letjen TNI Doni Monardo mengatakan upaya memutus mata rantai penularan Covid-19 memerlukan 'kerelaan hati' masyarakat dalam menjalani pemeriksaan, pelacakan kontak erat, dan perawatan agar setiap kasus yang muncul bisa ditangani oleh petugas kesehatan dengan cepat dan baik.

Hal tersebut disampaikan dalam rapat koordinasi virtual  melalui aplikasi Zoom Sabtu, 21 November 2020 sore hari. 

Hadir dalam rapat tersebut antara lain Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten serta sejumlah kepala puskesmas.

Baca Juga: Pemkab Bogor Batasi Peserta Kegiatan Maksimal 150 Orang

Pembahasan rapat koordinasi tersebut difokuskan pada upaya, testing (pemeriksaan), tracing (pelacakan)  dan treatment (perawatan) menyusul mulai ditemukannya kasus baru setelah terjadi kerumunan baik semasa libur panjang, dan penjemputan tokoh agama di Bandara Soekarno Hatta,yakni pemimpin Front Pembela Islam Rizieq Shihab">Rizieq Shihab.

Selain itu, Satgas juga menyoroti kerumunan di Tebet, Jakarta Selatan,  Megamendung, Bogor,  dan Petamburan, Jakarta Pusat baru-baru ini.

Dalam arahannya, Doni Monardo menyadari  kesulitan yang dihadapi petugas  di lapangan. Ia menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kerja keras mereka dalam melayani masyarakat menghadapi pandemi Covid-19.

Baca Juga: Ternyata, Kata Ridwan Kamil Kerumunan Tablig Akbar Megamendung Berbuntut 5 Warga Positif Covid

"Dibutuhkan kerelaan hati dari masyarakat untuk melakukan swab, utamanya bagi yang pernah mengikuti kerumunan termasuk selama liburan panjang, demonstrasi menolak UU Cipta Kerja maupun kerumunan lain. Tes swab di Puskesmas, tidak dipungut biaya,” tegasnya.

Halaman:

Editor: Muhamad Al Azhari


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X