Dua Pegawai Terpapar Covid-19, Kejati DKI Tutup, Protokol Kesehatan Diperketat

- 20 November 2020, 15:20 WIB
Kantor Kejati DKI sementara ditutup dampak Dua pegawai terpapar Covid-19./Foto:beritasubang.pikiranrakyat.com/Edward Panggabean /

 

BERITA SUBANG-Dua pegawai Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta terpapar virus corona atau Covid-19, tak pelak kantor yang berada di wilayah Kuningan, Jakarta Selatan itu ditutup dan aktivitas perkantoran berhenti sementara selama 3 hari.

Kasipenkum Kejati DKI Jakarta Nirwan Nawawi mengatakan penutupan kantor sesuai surat Kepala Kejati DKI Asri Agung Putera, untuk mencegah penyebaran virus Covid-19 di lingkungan kantor Kejati DKI.

"Selanjutnya mulai hari ini Kejati DKI telah menutup aktivitas selama 3 x 24 jam dan hari ini juga kita dibantu Damkar (Pemadam Kabakaran) untuk melakukan disenfektan diseluruh ruangan di area Kejati DKI," kata Nirwan kepada beritasubang.pikiranrakyat.com, Jakarta, Jumat (20/11/2020).

BACA: Jokowi Vaksin Covid-19 Masuk List WHO Masyarakat Ikut Vaksinisasi Gratis

Adapun dua pegawai yang reaktif Covid-19 itu berinisial JM dan RD. Kini JM tengah menjalani observasi di Rumah Sakit Adhyaksa, Ceger, Jakarta Timur. Sedangkan RD tengah menjalani isolasi mandiri setelah melakukan pemeriksaan di RS EMC Tangerang.

"Adapun terkait terdapat 2 pegawai Kejati yang terpapar Virus Covid-19 dalam hal ini Kejati DKI telah melakukan upaya perlindungan dengan melakukan isolasi terhadap yang bersangkutan di R.S Adhyaksa Ceger, Jaktim," ujarnya.

Kata Nirwan penutupan sementara kantor Kejati DKI berdasarkan aturan Pergub DKI Nomor 88 Tahun 2020. Pihaknya juga diminta untuk melakukan ravid test secara berkala 2 minggu sekali terhadap seliruj pegawai Kejati DKI.

"Sesuai Pergub DKI No. 88 tahun 2020 khusunya pasal 9 ayat 2 huruf f. Kemudian Kajati DKI telah mengeluarkan surat pengetatan protokol kesehatan," tandas Nirwan.***

Editor: Edward Panggabean


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X