Perkuat Ketahanan Pangan Di Subang, Sang Hyang Seri Budidaya Bawang Merah Jelang Lebaran Dengan Gandeng PT AOA

- 9 Maret 2021, 01:18 WIB
Pemerintah tengah bergeliat dalam ketahanan pangan, melalui peningkatan produktivitas pertanian PT SHS kembangkan budidaya
Pemerintah tengah bergeliat dalam ketahanan pangan, melalui peningkatan produktivitas pertanian PT SHS kembangkan budidaya /Foto: Komunikasi Korporasi PT RNI/beritasubang.com/Doc. EP/

Baca Juga: Jaksa Agung Burhanuddin Pantau Pelaksanaan Suntik Dosis Vaksin Ke 2700 Pegawai Kejagung

Sekedar diketahui PT. RNI (Persero) merupakan BUMN yang saat ini
memprioritaskan aktivitas bisnisnya pada bidang pangan dalam rangka mendukung program pemerintah mewujudkan ketahanan pangan nasional.

RNI bersama delapan BUMN pangan lainnya tergabung kedalam BUMN Klaster Pangan. PT. RNI sebagai Ketua Klaster, berperan aktif mendorong sinergi antar BUMN anggota Klaster Pangan guna mewujudkan ketersediaan, keterjangkauan, kualitas, dan keberlanjutan pangan Indonesia.

Baca Juga: Berkunjung ke Sumba Tengah, Jokowi Bicara Food Estate, Pembangunan Waduk dan Ketahanan Pangan di NTT

Aktivitas bisnis PT. RNI memiliki 11 anak perusahaan yang bergerak dalam bidang agroindustri, alat kesehatan, serta bidang perdagangan dan distribusi dengan jaringan sebanyak 48 cabang yang tersebar di kota
besar seluruh Indonesia.

Sedangkan PT. SHS sebuah perusahaan BUMN yang bergerak di bidang pertanian, khususnya dalam penyediaan benih . Selain itu juga bergerak dalam penyediaan sarana produksi pertanian, pengolahan hasil pertanian, serta penelitian dan pengembangan.

Baca Juga: Bupati Subang Teken MoU dengan Pangdam III Siliwangi terkait Program Ketahanan Pangan Nasional

Budidaya bawang merah itu dilakukan diatas lahan HGU milik PT. SHS seluas ±3.150 Ha di Sukamandi, yang didalamnya terdapat sawah irigasi. Ada 36 cabang yang tersebar di 6 Kantor Regional, dengan jaringan wilayah kerja di 440 kabupaten/kota.

PT. SHS sendiri membina sebanyak 529 kelompok tani dan 13.225 petani penangkar dengan total areal produksi 36.088 ha. ***

Halaman:

Editor: Tommy MI Pardede


Tags

Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

PRMN TERKINI

x