Sekda Bogor Klaim Tak Pernah Keluarkan Izin Kegiatan Rizieq Shihab di Megamendung

- 21 November 2020, 09:10 WIB
Ribuan jamaah menyambut kedatangan Imam Besar Habib Rizieq Shihab di jalur Puncak, Simpang Gadog, Ciawi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat, 13 November 2020. /Antara Foto/Arif Firmansyah/

BERITA SUBANG - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor Burhanudin mengklaim pihaknya tidak pernah keluarkan izin maupun dimintai izin terkait kegiatan Rizieq Shihab di daerahnya, Megamendung.

Seperti dilaporkan ANTARA, Burhanuddin pada Jumat 20 November 2020 memenuhi panggilan Polda Jawa Barat untuk menjelaskan kerumunan yang terjadi di Megamendung, yang diduga melanggar protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Ia diperiksa selama 10 jam oleh petugas Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jawa Barat di Kota Bandung. Pemeriksaan dimulai dari pagi pukul 10.00 WIB dan baru selesai pukul 20.00 WIB.

Baca Juga: Ternyata, Kata Ridwan Kamil Kerumunan Tablig Akbar Megamendung Berbuntut 5 Warga Positif Covid

"Kami sudah sampaikan beberapa pertanyaan klarifikasi yang diminta sebagai Gugus Tugas Kabupaten Bogor, saya ditanya 50 pertanyaan dari identitas sampai penutup. Kalau pak Agus Ridho (Kepala Satpol PP Kabupaten Bogor) 34 pertanyaan," kata Sekda Burhanudin, seperti dikutip ANTARA.

Burhanudin mengungkapkan, ternyata ada sekitar 3.000 massa yang hadir pada kegiatan tersebut. "Info dari lapangan, massa itu dari pendatang, kalau warga setempat itu hanya melihat sebentar, langsung masuk lagi. Infonya bukan massa daerah situ," kata Sekda Bogor.

Ia mengatakan Pemda telah melakukan upaya untuk mengetahui dampak penularan Covid di wilayah tersebut dengan menggelar pemeriksaan masal di wilayah Megamendung.

Sementara itu, Bupati Bogor Ade Yasin tidak dapat memenuhi panggilan Polda Jabar karena dinyatakan Positif Covid-19.

Baca Juga: Alhamdulillah! Jumlah Pasien Sembuh Covid-19 di Indonesia Terus Meningkat

Halaman:

Editor: Muhamad Al Azhari

Sumber: ANTARA


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X