Kapolri Tindak 25 Polisi yang Coba Hambat Penyidikan Kasus Brigadir J

- 5 Agustus 2022, 11:24 WIB
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memutasi 15 orang petinggi Polri terkait kasus penembakan Brigadir J.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memutasi 15 orang petinggi Polri terkait kasus penembakan Brigadir J. /instagram @divhumaspolri

BERITA SUBANG - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menindak 25 polisi yang diduga menghambat penyidikan kasus Brigadir Yoshua Hutabarat. Semua dimutasi lewat TR 1628/VIII/KEP/2022/ 4 Agustus 2022.

"Dan malam hari ini saya akan keluarkan TR khusus untuk memutasi dan tentunya harapan saya proses penanganan tindak pidana terkait dengan meninggalnya Brigadir Yoshua ke depan akan berjalan dengan baik," ujar Sigit di Jakarta, Kamis 4 Agustus 2022.

Sigit menyampaikan ada 25 personel Polri yang diusut karena diduga tak profesional dalam penanganan kasus tewasnya Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat atau Brigadir J.

Baca Juga: Tragis, Bocah 9 Tahun di Ciamis Tewas Akibat Handphone Meledak

Selain diusut secara etik, ke-25 personel itu bisa diusut secara proses pidana.

"Jadi Tim Irsus yang dipimpin oleh Irwasum telah memeriksa sampai saat ini 25 personel dan proses masih terus berjalan di mana 25 personel ini kita periksa terkait dengan ketidakprofesionalan dalam penanganan TKP. Dan juga beberapa hal yang kita anggap bahwa itu membuat proses olah TKP dan juga hambatan-hambatan dalam hal penanganan TKP dan penyidikan yang tentunya kita ingin semuanya bisa berjalan dengan baik," kata Sigit.

Sigit menyampaikan 25 polisi itu terdiri dari tiga jenderal polisi bintang satu, lima orang Kombes, tiga orang AKBP, dua orang Kompol, tujuh orang Pama, serta lima orang dari bintara dan tamtama. Sigit menjelaskan ke-25 personel Polri itu telah menjalani pemeriksaan.

 Baca Juga: Blak-blakan, LPSK Sebut Bharada E Bukan Jago Tembak, Baru Pegang Pistol 2021

"Dari kesatuan DivPropam, Polres, dan juga ada beberapa personel dari Polda dan juga Bareskrim," ujar Sigit.

Halaman:

Editor: Tommy MI Pardede


Tags

Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

x